Jumat, 18 Januari 2013

The Inspire


Salju Gurun

Di hamparan gurun yang seragam, jangan lagi menjadi butiran pasir.
Sekalipun nyaman engkau di tengah impitan sesamamu,
tak akan ada yang tahu jika kau melayang hilang.
Di lingkungan gurun yang serba serupa, untuk apa lagi menjadi kaktus.
Sekalipun hijau warnamu, engkau tersebar di mana-mana.
Tak ada yang menangis rindu jika kau mati layu.
Di lansekap gurun yang mahaluas, lebih baik tidak menjadi oase.
Sekalipun rasanya kau sendiri, burung yang tinggi akan melihat kembaranmu di sana-sini.
Di tengah gurun yang tertebak, jadilah salju yang abadi.
Embun pagi tak akan kalahkan dinginmu,
angin malam akan menggigil ketika melewatimu, oase akan jengah, dan kaktus terperangah.
Semua butir pasir akan tahu jika kau pergi, atau sekedar bergerak dua inci.
Dan setiap senti gurun akan terinspirasi
karena kau berani beku dalam neraka, kau berani putih meski sendiri,
karena kau…berbeda.

Dewi Lestari

Karena hanya dengan menjadi salju di tengah gurun yang membuat kita berbeda. karena hanya dengan menjadi hal yang berbeda kita bisa jalani apa adanya hidup kita. yang tak pernah membuat kita merasa sakit karena menuntut badan kita untuk melakukan hal berat.

Jangan pernah takut karena berbeda. berbeda itulah yang kita punya. milik kita, hanya kita. jangan takut berjalan sendiri. sendiri membuatmu tenang, membuatmu tegar. sendiri membuatmu bisa menjaga privasimu.

Karena berbeda, membuatmu lebih dicari. banyak yang akan merindukanmu. tak ubahnya sejumput salju, yang bahkan sebutir pasir pun tahu bila kau bergerak dua inci. jangan salahkan Tuhan dan dirimu yang menjadikannya berbeda. namun bangkitlah dari itu. berdirilah, berjalanlah, kemudian berlari dan terbanglah! 

2 komentar:

  1. Wew... my favorite poem by Dee.... Really like it!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyyap!! and I be the second after you. :)

      Hapus